You are here
Home > Wanita > Yuk Cari Tahu Apa Saja Alat Kontrasepsi Yang Aman Untuk Kamu

Yuk Cari Tahu Apa Saja Alat Kontrasepsi Yang Aman Untuk Kamu

Jika kamu seorang ibu rumah tangga, pasti kamu sering mendengar istilah KB? Masyarakat umumnya mengira Alat kontrasepsi artinya sama dengan KB. Padahal maksud dari KB ini adalah Keluarga Berencana. Itu karena kebiasaan atau faktor budaya saja. Semuanya ini adalah maksudnya mengenai alat, obat, metode kontrasepsi yang dipergunakan baik pada laki-laki atau pun pada perempuan. Bisa disebut alat KB, Obat KB, jenis KB dan seterusnya.

Alat kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Saat kamu baru menikah, kamu pasti sudah merencanakan mempunyai anak berapa, dengan jarak berapa tahun dari anak yang satu dengan yang lainnya. Lalu begitu kamu melahirkan anak pertama, kamu mungkin berencana untuk mengikuti program keluarga berencana (KB).

Ada berbagai jenis alat kontrasepsi, masing-masing dengan manfaat dan kekurangannya. Berikut ini adalah 7 jenis alat kontrasepsi yang aman untuk kamu. Dengan mempelajari semua jenisnya membuat kamu dapat menentukan mana yang paling tepat untuk kamu pakai.

1. Pil KB

Pil KB adalah salah satu mencegah terjadinya kehamilan. Pil KB ini diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan cara pencegah kehamilan sementara yang paling efektif bila diminum secara teratur. Minum pil dapat dimulai segera setelah menstruasi, atau pada masa post-partum bagi para ibu yang tidak menyusui bayinya. Jika seorang ibu ingin menyusui, maka hendaknya penggunaan pil ditunda sampai 6 bulan sesudah kelahiran anak (atau selama masih menyusui) dan disarankan menggunakan cara pencegah kehamilan yang lain.

2. Suntik KB

Metoda alat kontrasepsi suntikan ini adalah merupakan bagian dari obat pencegah kehamilan yang penggunaannya dilakukan dengan jalan menyuntikkan obat tersebut pada wanita subur. Obat ini berisi Depo Medorxi Progesterone Acetate (DMPA). Penyuntikan dilakukan pada otot (intra muskuler) di pantat (gluteus) yang dalam atau pada pangkal lengan (deltoid). Dan ini masuk dalam jenis alat kontrasepsi yang juga biasa dipergunakan.

3. Susuk KB

Implant/susuk KB adalah kontrasepsi dengan cara memasukkan tabung kecil di bawah kulit pada bagian tangan yang dilakukan oleh dokter. Tabung kecil berisi hormon tersebut akan terlepas sedikit-sedikit, sehingga mencegah kehamilan.

4. Kondom

Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi yang terbuat karet/lateks, berbentuk tabung. Penggunaan kondom cukup efektif selama digunakan secara tepat dan benar. Kegagalan kondom dapat diperkecil dengan menggunakan kondom secara tepat, yaitu gunakan pada saat penis sedang ereksi dan dilepaskan sesudah ejakulasi. Alat kontrasepsi ini paling mudah didapat serta tidak merepotkan. Kegagalan biasanya terjadi bila kondom robek karena kurang hati-hati atau karena tekanan pada saat ejakulasi sehingga terjadi perembesan.

5. IUD / Spiral

Intrauterine Device atau biasa juga disebut spiral karena bentuknya memang seperti spiral. Teknik kontrasepsi ini adalah dengan cara memasukkan alat yang terbuat dari tembaga kedalam rahim. Kontrasepsi tersebut jadi pilihan karena kenyamanannya. Alat kontrasepsi ini dimasukkan ke dalam rahim oleh dokter dengan bantuan alat. Benda asing dalam rahim ini akan menimbulkan reaksi yang dapat mencegah bersarangnya sel telur yang telah dibuahi di dalam rahim. Alat ini bisa bertahan dalam rahim selama 2-5 tahun, tergantung jenisnya dan dapat dibuka sebelum waktunya jika kamu ingin hamil lagi.

6. Spermatisida

Kontrasepsi ini merupakan senyawa kimia yang dapat melumpuhkan sampai membunuh sperma. Bentuknya bisa busa, jeli, krim, tablet vagina, tablet, atau aerosol.

7. Vagina Diafragma

Lingkaran cincin dilapisi karet fleksibel ini akan menutup mulut rahim bila dipasang dalam liang vagina 6 jam sebelum senggama. Efektifitasnya alat kontrasepsi ini bisa menurun bila terlalu cepat dilepas kurang dari 8 jam setelah senggama. Diafragma digunakan jika akan berhubungan seksual. Setelah itu bisa dilepas lagi atau tetap pada tempatnya. Karena bahannya lebih tebal dari kondom, kontrasepsi ini sangat kecil kemungkinan terjadi bocor.

Demikian tadi beberapa hal mengenai alat kontrasepsi yang aman. Dan penggunaan tergantung juga akan selera masing-masing yang mempergunakan alat dan cara pendegahan kehamilan seperti yang telah disebutkan di atas. silahkan konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan, dan bicarakan dengan pasangan agar tercipta rasa nyaman selalu.

Top