You are here
Home > Pria > Teknik Menghemat Energi Seks

Teknik Menghemat Energi Seks

Jikan Anda sering membaca buku-buku kuno tentunya mengetahui bahwa energi seks amat penting untuk kesehatan, energi, dan khususnya mempertahankan diri kita agar awet muda. Teknik-teknik rahasia dari berbagai kebudayaan seperti Mesir dan Cina Kuno membahas secara terperinci cara untuk memanfaatkan energi seks dan tidak memboroskannya dengan sia-sia.

Dalam berbagai buku kuno dikatakan bagaimana orang-orang yang pandai menghemat energi seks, mereka dapat mencapai umur 150 tahun dengan kesehatan yang masih tetap prima.

Pada wanita, energi seks paling banyak disia-siakan saat menstruasi atau saat pelepasan sel telur. Jadi, seorang wanita di anjurkan untuk menarik kembali energi yang telah memasuki sistem reproduksi agar tidak terbuang saat menstruasi

Energi yang ditarik ini dapat di pergunakan untuk menyembuhkan berbagai organ dan kelenjar tubuh, memperbaiki daya pikir, menyehatkan tulang, sistem syaraf, menambah vitalitas dan membantu membuka jalur utama energi.

Sedang pada pria, energi seks yang paling banyak terdapat dalam sperma, paling banyak disia-siakan saat ejakulasi. Jadi, menghemat energi seks pada pria berarti juga mengurangi ejakulasi. Perhatikanlah bahwa yang di anjurkan disini adalah untuk mengurangi atau meniadakan  ejakulasi, dan bukan untuk meniadakan hubungan seks.

Pada kenyataannya, orang-orang yang dapat berlatih teknik penghematan energi seks akan mempunyai gairah dan kemampuan seksual yang jauh lebih baik daripada orang biasa. Dan janganlah khawatir mengenai peniadaan ejakulasi tadi, karena Anda akan memperlajari teknik ejakulasi lain yang lebih canggih daripada yang Anda kenal.

Perbedaannya hanyalah bahwa Anda tidak ejakulasi ke luar, melainkan ke dalam tubuh Anda sendiri.

Perhatikanlah bahwa saat melakukan hubungan seksual Anda lebih bersemangat daripada biasanya. Pada umumnya pria akan menjadi lebih bersemangat, kecuali bila ada alasan-alasan khusus, baik secara masalah psikologis maupun secara fisiologis. Tetapi, setelah ejakulasi Anda akan cenderung menjadi lebih lemas.

Memang dalam pandangan umum, pria akan menjadi lemas setelah berhubungan seks, karena dua sebab:

Dua Sebab Pri Menjadi Lemas Setelah Berhubungan Seks

  1. Karena setelah ketegangan psikologisnya dapat dipuaskan, ia cenderung menjadi lebih santai.

  2. Gerakan-gerakan selama berhubungan seks sendiri menyebabkan keletihan sehingga pria menjadi lebih lemas.

Itulah 2 sebab yang menjadi alasan kenapa pria setelah berhubungan seks cenderung menjadi lemas dan letih.

Di mana seseorang akan menjadi lebih relaks setelah ejakulasi , memang benar. Tetapi, ada banyak saat di mana Anda menjadi lebih relaks tanpa menjadi lebih lemas. Dan Anda menjadi lebih lemah bukanlah karena tambahan keletihan oleh karena gerakan-gerakan selama berhubungan seks itu.

Anda menjadi lemas karena memang Anda telah mengeluarkan banyak sekali energi saat Anda ejakulasi.

Memang setelah Anda beristirahat, Anda dapat pulih lagi dan siap untuk melakukan hubungan seks lagi, tetapi Anda perlu tehu satu hal. Bila energi untuk energi seks belum cukup, maka energi seks ini akan ditarik dari bagian-bagian tubuh lainnya. Akibatnya adalah bagian-bagian tubuh yang di tarik energinya ini menjadi lebi lemah dan mempengaruhi reproduksi sel-sel Anda.

Sebaliknya, apabila Anda tidak melakukan ejakulasi, Anda tidak akan menjadi lemas. Tetapi, hal ini tentu saja menimbulkan masalah besar, bukan ?

Dalam melakukan hubungan seks Anda tentu saja ingin mencapai ejakulasi. Nah, itulah sebabnya teknik penghematan energi seks harus di pelajari dan dilatih karena tidak dapat cukup hanya sekedaart di ketahui saja.

Dalam teknik pengehematan energi seks, pria di ajarkan untuk ejakulasi di dalam tubuh, dan bukan keluar tubuh sebagaimana biasanya.

raja-ranjang-1

Top