You are here
Home > Percintaan > Sebelum Memutuskan Untuk Bercerai, Ketahui Dulu Efek Buruk Perceraian Pada Anak Disini!

Sebelum Memutuskan Untuk Bercerai, Ketahui Dulu Efek Buruk Perceraian Pada Anak Disini!

Keinginan kadang tidak sama dengan kenyataan, begitu juga pernikahan. Pernikahan yang dibangun dengan susah payah terkadang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Hadirnya beragam masalah dalam rumah tangga yang sulit untuk diperbaiki menjadikan perceraian sebagai jalan keluar. Perceraian dianggab dapat menyembuhkan luka dalam rumah tangga, padahal perceraian adalah mimpi buruk bagi kamu dan pasangan terutama jika telah memiliki buah hati.

Kamu pasti tidak pernah mengharapkan perceraian, namun keadaan yang memaksa kamu untuk memilih perceraian sebagai jalan keluar. Pada saat ini, tidak hanya kamu dan pasangan kamu yang tersakiti. Perceraian juga dapat menyisakan luka pada anak yang mungkin saja akan terus dibawanya hingga dewasa.

Jadi sebelum kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan rumah tangga kamu dengan pasangan, sebaiknya kamu ketahui dulu efek buruk perceraian pada anak yang nantinya akan mempengaruhi kualitas hidup anak dalam jangka panjang :

1. Mudah Terpengaruh Hal Buruk

Kurangnya kasih sayang kedua orang tua, anak yang menjadi korban perceraian cenderung merasa ‘tersesat’ dan tidak memiliki sistem pendukung dalam hidupnya. Mereka cenderung lebih mudah terlibat dalam penggunaan alkohol, rokok, dan obat-obatan.

2. Mengalami Pelecehan

Perceraian mampu membuat anak-anak berada pada risiko yang lebih tinggi untuk menerima pelecehan dari anak lainnya dan rentan terkena masalah kesehatan.

3. Penurunan Akademik

Menurut beberapa penelitian, anak-anak yang menjadi korban perceraian seringkali mengalami masalah perilaku yang kemudian berdampak buruk pada kemampuan akademik mereka.

4. Kualitas Kehidupan Yang Rendah

Anak-anak yang kedua orang tuanya bercerai biasanya mengalami penurunan kualitas kehidupan. Hal ini disebabkan karena adanya pembagian pendapatan.

5. Tekanan Psikologis

Trauma psikologis pastilah dialami oleh anak korban perceraian. Mereka bisa menderita stres, depresi, kecemasan, dan efek psikologis jangka panjang lainnya.

6. Apatis Dalam Berhubungan

Perceraian mampu menimbulkan trauma yang berkepanjangan bagi anak-anak. Bisa jadi mereka menjadi orang yang merasa apatis dengan sebuah hubungan dan menganggap bahwa hubungan bukanlah hal yang penting.

7. Melakukan Seks Bebas

Seks bebas mampu menjadi pelarian anak yang menjadi korban perceraian. Tentu saja hal tersebut mampu memberikan dampak yang negatif.

Bagaikan mimpi buruk, itulah yang dirasakan oleh buah hati kamu tentang perceraian. Sungguh sangat susah menjelaskan isi hati seorang anak yang orang tuanya telah bercerai saking menderitanya si buah hati akibat perceraian orang tuanya. Oleh karena itu pikirkan dengan matang jika kamu ingin mengambil keputusan tersebut. Hilangkanlah ego kamu, dan ingatlah beberapa saat apa saja yang telah kamu lalui berdua dengan pasangan, cinta yang dulu pernah kamu banggakan dan ingatlah akan kebahagiaan buah hati kamu juga.

Top