You are here
Home > Diet > Demi Membahagiakan Pasangan, Perlukah Diet Mati-Matian?

Demi Membahagiakan Pasangan, Perlukah Diet Mati-Matian?

Berbahagialah kamu yang di anugerahi Tuhan berupa tubuh langsing dan sehat tanpa harus diet mati-matian. Makan sebanyak apapun tanpa harus ketakutan tubuh akan menjadi melar dan lebar. Lalu bagaimana dengan mereka yang mempunyai tubuh mudah gemuk? Makan sedikit saja berat badan langsung naik.

Banyak orang di luar sana terutama para ibu pasca melahirkan, mengetahui tubuh indah mereka saat gadis dulu tak bisa mereka miliki. Akhirnya mereka berjuang mati-matian untuk menurunkan berat badan, melakukan diet mati-matian atas permintaan dan demi menyenangkan hati suaminya. Sebegitu beratkah penderitaan seorang perempuan yang berdiet ketat demi membahagiakan suami dan mendapatkan tubuh langsing dan indah? Apalagi diet ketat yang dilakukan hanya demi pencitraan dan tuntutan agar pasangannya merasa senang memiliki istri dengan tubuh langsing dan sedap dipandang.

Demi Membahagiakan Suami, Perlukah Diet Mati-Matian?

Memang tak salah jika kita sebagai seorang istri ingin sekali menyenangkan hati suami. Selain bernilai ibadah, menyenangkan hati suami juga salah satu cara agar cinta pasangan terhadap kita senantiasa tumbuh subur. Bila kita berpendapat salah satu cara menyenangkan hati suami adalah dengan memiliki tubuh langsing sehingga berusaha mati-matian berdiet, nampaknya kita harus lebih dulu meluruskan niat dan tujuan kita berdiet.

Semua kembali lagi pada niat awal kita berdiet. Sebaiknya berdietlah karena kita ingin memiliki tubuh dan jiwa yang sehat. Jangan merasa terpaksa atau terbebani karena suatu hal. Yang terpenting adalah jangan pernah terobsesi memiliki tubuh indah dan ideal padahal kita sendiri sadar betul betapa sulitnya mewujudkan hal itu. Berdietlah dengan cara yang sehat dan hati yang gembira.

Syukurilah apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Jangan pula berdiet mati-matian bertujuan hanya ingin menyenangkan hati pasangan. Jika pikiran kita tak diliputi rasa was-was atau kecemasan, maka diet yang dilakukan akan membuahkan hasil. Tanamkan di dalam hati bahwa kita berdiet karena tubuh kita harus sehat demi keluarga.

Top