You are here
Home > Pria > Mendidik Anak Dengan Cara Mengenal Kepribadian si Anak

Mendidik Anak Dengan Cara Mengenal Kepribadian si Anak

Tanggung jawab sebagai orang tua dalam mendidik anak bukanlah suatu  hal yang mudah. Semua orang tua menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Namun  sering kali apa yang baik menurut orang tua, ternyata belum tentu baik menurut anak.

Cara mendidik anak termasuk salah satu hal yang sering menimbulkan ketegangan antara orang tua dan anak. Orang tua berusaha mendidik anak menurut cara yang mereka pikir adalah yang terbaik. Sebaliknya anak berpikir orang tua tidak mengerti diri si anak.

Kesenjangan ini sebenarnya lebih disebabkan oleh perbedaan antara orang tua dan anak.

Sangat disayangkan, jarang ada orang tua yang mengerti kepribadian ini. Padahal bila kita mengerti hal ini, maka kita dapat mendidik anak sesuai dengan kepribadiannya. Ini akan menyenangkan bagi orang tua maupun si anak.

“Ada sebuah rumah tangga bahagia pasangan suami istri yang dikaruniani tiga orang putri. Mereka bercerita kepada Saya, dulu waktu mereka belum mengerti hal ini, maka mendidik anak yang pertama susahnya setengah mati.

Anak ini sangat aktif, sangat banyak bertanya, pemberani, sangat percaya diri, keras kepala, mau menang sendiri, tidak disiplin dan masih banyak lagi.

Mereka sebagai orang tua sempat pusing dan bingung. Kalau menurut suara hati, maunya mereka marah-marah terus. Atau kalau perlu anak ini diberi hukuman saja biar bisa diam. Namun mereka menyadari bahwa hal seperti ini bukanlah jalan yang terbaik untuk mendidik seorang anak.

Kemudian putri ke dua mereka lebih tenang, pemalu, tidak banyak bicara, lebih rapih dan disiplin, perasaannya halus, mudah menangis, kurang inisiatif, kurang berani mencoba hal baru.

Bisa dibayangkan betapa bingungnya mereka ketika menghadapi dua putri pertama mereka dengan kepribadian yang sangat bertolak belakang. Sebagai orang tua mereka cenderung untuk membandingkan anak mereka. Ini malah membuat mereka makin bingung dan stress.

Mereka sudah mencoba bertanya ke sana ke mari, berkonsultasi ke sana sini, menghadiri seminar dan membaca berbagai buku dan artikel, akhirnya mereka mengerti. Sejak ini mereka sudah mendapatkan semacam panduan yang sangat berharga. Dan dengan mempraktekkan pengetahuan ini kepada ke dua putri pertama mereka, mereka kini sudah tidak lagi stress lagi bila mendidik putri ke tiga mereka.”

Dari pengalaman itulah, secara umum manusia terbagi atas 4 kepribadian. Dari ke empat kepribadian ini biasanya ada 2 kepribadian yang menonjol/dominan.

Dengan memahami karakter dari masing-masing kepribadian maka kita akan dapat mendidik, mengarahkan, memotivasi dan mengajarkan anak kita sesuai kepribadian mereka.

Itulah tadi cara untuk mendidik anak yang benar dengan mengetahui kepribadian anak. Sehingga dengan ini kita sebagai orang tua lebih tahu cara yang tepat untuk mendidik anak.

Perlu diingat bahwa informasi yang disampaikan hanyalah berupa ringkasan dan bukanlah satu-satunya cara untuk mendidik anak kita. Informasi yang disampaikan di sini lebih sebagai alat bantu untuk memudahkan tugas kita sebagai orang tua.

Saya berharap agar para orang tua mau lebih banyak belajar dan menggali informasi mengenai cara mendidik anak yang benar dan efektif dari sumber-sumber lainnya.

Semoga bermanfaat.

Top